Positive Self-talk

 

kenyataannya bahwa otak berpikir lebih 20.000 kali dalam sehari, mana yang sering anda pikirkan, “bisa” atau “tidak bisa”? atau “tidak mampu”? atau tidak, tidak, dan tidak lainnya?

kenyataan lain yang memprihatinkan bahwa banyak diantara kita yang pikirannya didominasi oleh pikiran-pikiran negatif bukan?
“saya tidak bisa matematika…” “saya tidak mampu mengatur waktu..” “saya jelek…” daan lain-lain. pikiran-pikiran negatif itu yang selalu berseleweran dipikiran kita sehingga membuatnya menjadi kenyataan. karena kita berpikir “saya tidak bisa matematika”, kita menjadi takut, dan cenderung menghindari pelajaran itu sehingga kita benar-benar tidak mngerti matematika. padahal, kalau kita tekun dan giat belajar, mungkin kata “tidak bisa” itu bisa kita ubah menajdi “bisa”. pikiran-pikiran yang seperti ini dalam dunia psikolog disebut sebagai bahasa budak (victim languge). bahasa inilah yang membuat kita berada dalam pola pikir seorang korban. cara kerjanya seperti hipnotis. pikiran budak itu menghipnotis diri dan membuai kita ke dalam keyakinan-keyakinan yang negatif tersebut.

untuk melepas pikiran-pikiran itu memang tidak gampang dan tidak terjadi dalam waktu yang cepat. semua butuh proses kan? maka dari itu, mulai dari detik ketika anda selesai membaca posting ini, mari kita mulai memanggil pikiran-pikiran positif yang tertidur di dalam pikiran bawah sadar kita. mulailah berinteraksi dengan diri sendiri.

 

memprogram pikiran bawah sadar

pikiran bawah sadar kita tidak berbeda dengan awak kapal. dan kita?tentu saja kita bertindak sebagai nahkoda kapalnya. kita yang berwenang untuk memberi perintah dan awak kapal akan  mengerjakan apapun yang kita perintahkan dan membantu kita mewujudkannya. pikiran bawah sadar kita ini ternyata tidak memilki selera humor. mereka benar-benar anak yang patuh. di saat kita berpikir “segala makanan yang saya makan akan langsung pergi ke pipi”, maka awak kapal akan mendengarnya sebagai sebuah perintah dan langsung menjalankan perintah yang sudah kita perintahkan :”ambil segala makanan yang dia makan dan taruhlah di pipinya”.

sementara jika kita berpikir “segala sesuatu yang saya makan akan membantu saya mempertahankan berat badan saya yang ideal”, maka awak kapal juga akan membantu kita memprosesnya dengan membantu kita memilih makanan yang baik dan sehat, membuat kita lebih sering berolahraga, dan mempertahankan laju metabolisme yang benar bagi tubuh kita.

kekuatan pikiran bawah sadar ini adalah alasan bagi kita untuk berhati-hati terhadap apapun yang kita ucapkan dalam hati. tapi, sayangnya banyak dari kita tidak mengetahui hal ini dan terlanjur mengikat janji dengan negatif self-talk.

ketika diri kita mengatakan sesuatu yang negatif segera berhenti dan ucapkan “batalkan!batalkan!”. itu sama dengan perintah untuk membatalkan perintah yang sebelumnya telah kita kirimkan kepada awak kita. stelah itu segera gantilah pikiran itu menjadi sebuah pikiran yang positif.

 

maka dari itu mari kita mebiasakan diri untuk berpikir positif. memang tidak mudah untuk menghilangkan kebiasan berpikir negatif itu, tapi, setidaknya mencobalah untuk berpikir positif. dan seiring berjalannya waktu, tentu kita sendiri juga akan terbiasa berpikiran positif. mudah-mudahan 😀

 

ps: ini juga menjadi PR buat yang nulis.wkwkwk

 

 

dikutip dari chicken soup for the soul -Jack Canfield & Mark Victor Hansen (buku ini adalah sebuah buku yang luar biasa!wajib baca)

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s